Skip ke Konten

Tingkatkan Keterampilan Digital, Mahasiswa KPI IAIN Parepare Ikuti Pelatihan AI Accelerator

13 Oktober 2026 oleh
Tingkatkan Keterampilan Digital, Mahasiswa KPI IAIN Parepare Ikuti Pelatihan AI Accelerator
Admin KPI

Prodi KPI— Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Parepare menggelar pelatihan Artificial Intelligence (AI) bertajuk AI Accelerator pada, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang berlangsung tepat pukul 11.30 WITA ini bertempat di Laboratorium Akuntansi, Lantai 3 Gedung Laboratorium Terpadu IAIN Parepare dan diikuti antusias oleh mahasiswa KPI. 

Pelatihan ini kolaborasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam dengan organisasi Ruang Kolaborasi Perempuan bekerja sama dengan Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) serta didukung oleh Google.org dan Asian Development Bank (ADB) melalui inisiatif AI Opportunity Fund: Asia-Pacific. Program ini dijalankan di 13 negara Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Tujuannya memperluas akses masyarakat, terutama mahasiswa tingkat akhir dan pencari kerja, terhadap keterampilan AI yang relevan dengan dunia kerja. Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara hybrid, menghadirkan instruktur pelatihan melalui Zoom Meeting. 

Dalam pelatihan ini, mahasiswa KPI dibekali praktik langsung penggunaan berbagai tools kecerdasan buatan mutakhir untuk menunjang produktivitas dan pembuatan konten media kreatif. Para peserta diajak melatih keterampilan pembuatan desain poster menggunakan fitur kecerdasan buatan Canva (Magic Studio), eksplorasi penyusunan materi riset dengan Google NotebookLM, hingga pengenalan strategi branding dan komunikasi digital. 

Peserta aktif mencoba setiap alat yang didemonstrasikan dan berdiskusi tentang peluang karier yang muncul dari hasil eksplorasi AI. Rangkaian program AI Accelerator mencakup enam modul, yaitu Introduction to Artificial Intelligence, AI for Productivity, AI for Employability, AI for Entrepreneurship and MSMEs, Responsible AI, serta AI and Future of Work. Peserta juga dapat melanjutkan pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS) dan menyelesaikan tugas untuk memperoleh sertifikat pelatihan.

Dalam sesinya, Pemateri, Muthmainnah, memperkenalkan Career Dreamer, alat eksplorasi karier berbasis AI dari Google. Peserta diajak memasukkan identitas diri sebagai mahasiswa komunikasi dan penyiaran Islam. AI kemudian memetakan beragam jalur karier yang relevan, antara lain Public Relations Specialist, Digital Storyteller, Broadcast Journalist, Social Media Strategist, Content Strategist, hingga Radio/Television Announcer. “AI bukan untuk menggantikan kalian, tetapi membantu kalian melihat peluang yang mungkin belum terpikirkan. Lulusan KPI punya modal komunikasi yang sangat dibutuhkan industri hari ini. Tinggal bagaimana kalian memanfaatkannya dengan cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Muthmainnah.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak fokus mengeksekusi tugas-tugas desain visual dan pengolahan data menggunakan fasilitas komputer yang tersedia di laboratorium kampus. 

Selain itu, peserta juga dikenalkan pada Gemini Notebook, aplikasi yang mampu mengolah sumber belajar seperti dokumen PDF dan video YouTube. Hasil olahannya bisa berupa ringkasan audio, slide presentasi, peta pikiran, kuis, kartu tanya jawab, hingga infografis. Peserta mempraktikkan langsung cara menyusun materi belajar dari dua sumber sekaligus dalam hitungan menit. “Dengan satu sumber, kita bisa membuat slide, kuis, bahkan ringkasan audio. Ini sangat membantu mahasiswa saat belajar maupun saat menyiapkan konten. Yang penting, hasil dari AI tetap harus kita periksa kembali,” jelasnya.

Ketua Prodi KPI IAIN Parepare, Mifda Hilmiyah, menyampaikan bahwa pelatihan ini sejalan dengan upaya prodi menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

“Mahasiswa dan alumni KPI harus siap bersaing di era digital. Melalui pelatihan ini, kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara etis untuk mendukung studi, karier, dan karya mereka di bidang komunikasi dan penyiaran,” tuturnya. 

Salah seorang peserta pelatihan, Samira, mengaku senang dan mendapatkan banyak wawasan baru, terutama terkait pemanfaatan fitur Canva AI untuk konten visual serta Google NotebookLM untuk mengolah informasi riset dan dakwah digital. 

"Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan ide, membuat konten kreatif, dan meningkatkan produktivitas. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mahasiswa KPI semakin siap menghadapi perkembangan industri media digital dengan tetap mengedepankan etika dan nilai-nilai komunikasi Islam," ungkap Samira.

Penyelenggaraan AI Accelerator ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital, kesiapan kerja (employability), serta daya saing mahasiswa KPI IAIN Parepare dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara etis, kreatif, dan produktif untuk kebutuhan industri komunikasi di masa depan. 


Penulis: Muhammad Rafi Rafi'udin

Editor: Nur Annisa

di dalam Berita KPI
# KPI
Tingkatkan Keterampilan Digital, Mahasiswa KPI IAIN Parepare Ikuti Pelatihan AI Accelerator
Admin KPI 13 Oktober 2026
Share post ini
Arsip